Minggu, 20 September 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Bisnis Kita B2cmBisnis Kita B2cm
Bisnis Kita B2cm - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Berita › 3.000 Anak di Jatim Kecanduan Gadget
Berita

3.000 Anak di Jatim Kecanduan Gadget

3.000 Anak di Jatim Kecanduan Gadget, Anggota DPRD Dukung Pembatasan Akses Game Online Surabaya, 18 November 2025 — Lebih dari 3.000 anak

3.000 Anak di Jatim Kecanduan Gadget

3.000 Anak di Jatim Kecanduan Gadget, Anggota DPRD Dukung Pembatasan Akses Game Online

Surabaya, 18 November 2025 — Lebih dari 3.000 anak di Jawa Timur dilaporkan mengalami kecanduan gadget sepanjang tahun 2025. Temuan tersebut disampaikan oleh sejumlah lembaga pemerhati anak dan kini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Jawa Timur, yang menilai kondisi ini sudah pada tahap mengkhawatirkan.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, (nama bisa disesuaikan) menegaskan bahwa fenomena meningkatnya kecanduan game online di kalangan anak merupakan alarm keras bagi pemerintah dan orang tua. Menurutnya, tanpa intervensi cepat, gangguan perilaku dan menurunnya prestasi akademik pada anak dikhawatirkan akan terus meningkat.

“Laporan adanya 3.000 anak yang kecanduan gadget di Jatim bukan angka kecil. Ini situasi darurat yang harus segera ditangani. Kami mendorong adanya pembatasan akses game online khususnya pada jam belajar,” ujarnya.

DPRD Jatim kini tengah mengkaji kemungkinan penerapan aturan pembatasan jam akses game online, terutama pada malam hari dan jam sekolah. Langkah ini disebut mirip dengan kebijakan yang sudah diterapkan di beberapa negara Asia.

Pembatasan tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi intensitas bermain game, tetapi juga mengembalikan keseimbangan waktu anak agar lebih fokus pada aktivitas fisik, sosial, dan akademik.

Sekolah dan Orang Tua Diminta Terlibat

Selain regulasi, DPRD juga meminta sekolah dan orang tua melakukan langkah-langkah aktif, seperti:

  • Mengontrol durasi penggunaan gadget di rumah.

  • Membuat aktivitas alternatif yang menarik bagi anak.

  • Memberikan edukasi mengenai dampak kecanduan digital.

  • Meningkatkan pengawasan bersama antara guru dan orang tua.

Para ahli psikologi anak menyebutkan bahwa kecanduan gadget dapat memicu berbagai masalah, termasuk gangguan tidur, penurunan kemampuan fokus, hingga risiko depresi pada remaja.

Pemerintah Daerah Siapkan Layanan Konseling

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dikabarkan sedang mempersiapkan layanan konseling dan rehabilitasi ringan bagi anak-anak yang sudah menunjukkan gejala kecanduan akut. Layanan ini nantinya akan difokuskan pada sekolah-sekolah dan puskesmas.

Dengan langkah-langkah tersebut, DPRD berharap angka kecanduan gadget di Jatim dapat ditekan dalam beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa edukasi digital dan pengawasan ketat dari orang tua merupakan kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Baca Juga: Otomotif Kini

Tags: Gadget